Minggu, 22 Oktober 2017

Manfaat Daun Buah Kresen

Siapa yang tidak tahu buah kersen? Meskipun di tiap daerah namanya bisa berbeda-beda, namun pohon ini sangat mudah ditemui di berbagai tempat. Biasanya, selain dinikmati buahnya, pohon kersen juga sering digunakan sebagai pohon untuk berteduh karena memang bentuk dedaunannya yang menyerupai payung.

Namun, kebanyakan dari kita mungkin tidak mengetahui bahwa daun kersen juga memiliki kandungan yang baik untuk tubuh kita. Apa saja manfaatnya? Berikut akan kita ulas di sini, guys!
1. Obat diabetes
Buah kersen memang dikenal sebagai buah yang bisa digunakan untuk mengobati diabetes. Tidak berhenti pada buahnya saja, namun daunnya pun juga turut dapat dijadikan obat untuk penyakit diabetes. Sejak dulu, daun kersen ini dikenal sebagai ramuan alami yang bisa digunakan untuk mengatasi gula darah tinggi karena mengandung saponin serta flavonoid yang cukup tinggi yang mampu melakukan sekresi hormon insulin yang dibutuhkan tubuh untuk metabolisme gula.
2. Mencegah perkembangan tumor
Sepertinya, mengobati penyakit memang menjadi salah satu ciri khas dari daun kersen. Manfaat lain yang bisa diperoleh dari mengonsumsi daun kersen ini adalah untuk mencegah pertumbuhan tumor di tubuh karena memiliki kandungan flavonoid, tannin, dan juga saponin yang cukup untuk melakukannya. Kandungan yang ada di dalam daun ini mampu menghambat pertumbuhan sel ganas yang pada akhirnya dapat menyebabkan tumor.
3. Menurunkan kolesterol
Tingkat kolesterol dalam darah memiliki batasan yang tidak boleh dilewati. Jika tingkat kolesterol yang ada di dalam darah melebih batas normal yang seharusnya, efeknya bisa gawat. Kamu bisa saja mengalami penyakit serius seperti stroke ataupun serangan jantung. Menurunkan kolesterol jahat ini memang dapat dilakukan dengan berbagai cara, namun menggunakan daun kersen merupakan cara yang paling mudah. Daun kersen ini ternyata memiliki kandungan yang mampu menurunkan tingkat kolesterol dalam darah.
4. Meredakan nyeri
Nyeri yang ada pada tubuh, entah itu sedikit ataupun banyak tentu akan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi kita. Apalagi jika rasa nyeri itu tidak kunjung hilang. Nah, daun kersen ini mampu mengobati rasa nyeri yang ada pada tubuh. Daun ini memiliki kandungan alami di dalamnya yang berkhasiat untuk meredakan rasa nyeri yang menyerang tubuh tanpa menimbulkan efek samping apapun dalam penggunaannya.
5. Baik untuk diet
Ketika melakukan diet, kita tidak saja hanya sekedar mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, akan tetapi kita juga perlu mengganti subjek makanan yang kita konsumsi. Dan daun kersen ini patut di coba sebagai salah satu menu diet. Karena memang daun ini memiliki kandungan yang banyak di mana di antaranya mampu menjaga berat badan untuk tetap ideal serta tubuh tetap sehat.
6. Anti inflamasi
Inflamasi atau peradangan juga merupakan salah satu penyakit yang cukup mengganggu. Setiap penyakit ini menyerang, kondisi tubuh akan berada pada situasi yang tidak nyaman untuk melakukan aktivitas. Nah, daun kersen ini ternyata juga memiliki kandungan yang dapat menjadi anti inflamasi atau menyembuhkan peradangan. Daun ini bisa menyembuhkan berbagai radang yang ada di tubuh seperti radang tenggorokan ataupun radang lain secara alami.
Memang segala sesuatu yang dari alam sebenarnya sangat baik untuk tubuh kita. Dan obat dari penyakit-penyakit kita sebenarnya tersebar di alam, hanya saja kita perlu mencari tahu kandungan yang ada di dalamnya dan mencocokkannya dengan penyakit yang diderita. Penjelasan diatas terkait daun kersen ini merupakan salah satu bukti nyata dimana dari satu jenis daun saja mampu memiliki berbagai kandungan yang baik untuk kesehatan.

Sabtu, 21 Oktober 2017

Kesejiwaan Suami Istri

Menikah itu adalah peristiwa bersatunya dua jiwa, dua hati, dua pikiran, dua fisik dalam satu ikatan. Kendatipun ada banyak perbedaan karakter, sifat dan kecenderungan antara laki-laki dan perempuan, namun mereka harus berusaha untuk menemukan rumus kimia (chemistry) penyatuan jiwa yang membuat suami dan istri berada dalam suasana “sejiwa”. Suasana kesejiwaan inilah yang membuat kehidupan berumah tangga menjadi nyaman, tenang, tenteram, damai, dan bahagia.Suasana kesejiwaan ini yang membuat berbagai persoalan hidup mudah diselesaikan dan dicarikan jalan keluar. Suasana kesejiwaan ini pula yang membuat suami dan istri mudah berkomunikasi dan tidak kesulitan untuk mengekspresikan harapan serta keinginan. Mereka berinteraksi dengan nyaman, tanpa ada sekat psikologis. Merasa demikian dekat satu dengan yang lain, tanpa ada jarak yang memisahkan mereka berdua.Suasana kesejiwaan ini pula yang membuat suami dan istri saling bisa berbagi kebahagiaan tanpa ada keinginan untuk mengalahkan dan menjatuhkan pasangan. Yang mereka lakukan adalah usaha untuk memenangkan kebersamaan, sehingga masing-masing telah rela untuk menundukkanego demi kebahagiaan bersama. Bukan hanyaberpikir untuk kebahagiaan diri sendiri dengan melukai pasangan, bukan pula hanya membahagiakan pasangan dengan melukai diri sendiri.Gejala Pasangan yang Belum Menemukan KesejiwaanPada dasarnya suasana kesejiwaan itu didapatkan dengan proses yang terus menerus dan berkelanjutan. Bukan tiba-tiba apalagi bim salabim. Tidak pernah berhenti untuk saling mengenali dan memahami diri sendiri serta pasangan. Kadang dijumpai seseorang yang bingung dengan dirinya sendiri. Tidak mengerti kemauannya sendiri. Tidak bisa mendefinisikan keinginan diri. Jangankan mengerti pasangan, bahkan diri sendiri pun tidak dikenali. Kondisi ini membuatsemakin lama untuk mencapai kesejiwaan bersama pasangan.Yang diperlukan adalah usaha tanpa henti untuk belajar mengerti, memahami, mencintai,menerima apa adanya, serta memberikan yang terbaik bagi pasangan tercinta. Yang diperlukan adalah upaya terus menerus untuk menyesuaikan diri dengan harapan pasangan, sepanjang harapan itu tidak bertentangan dengan aturan agama dan kepatutan sosial. Yang diperlukan adalah usaha untuk bisa menerima pengaruh dari pasangan, sepanjangpengaruh itu positif atau tidak membahayakan diri sendiri maupun keluarga.Ketika suami dan istri belum menemukan kesejiwaan, sebenarnya sangat mudah mereka kenali gejalanya. Mereka akan menemukan suasana saling asing, suasana berjarak, suasana bersekat, yang membuat tidak nyaman dalam interaksi sehari-hari. Walau sudah lima tahun atau sepuluh tahun menikah, jika titik kesejiwaan belum ditemukan, maka bukan kebahagiaan yang didapatkan dalam pernikahan. Yang ditemukan justru suasana saling asing dan dalam kasus tertentu sampai muncul perasaan ketersiksaan dan penderitaan.Dari pengalaman di ruang konseling, kami menemukan gejala suami istri yang belum mencapai kesejiwaan adalah sebagai berikut:
1. Merasakan suasana tidak nyaman saat bersama pasangan
Saat suami dan istri merasakan suasana tidaknyaman saat berduaan, inilah di antara gejala belum ditemukannya titik kesejiwaan. Ini menyangkut suasana di dalam jiwa. Suami atau istri yang merasa gelisah ketika berada didekat pasangan. Ada berbagai hal yang membuat mereka menjadi saling tidak nyaman saat bersama. Bertemu pasangan seakan-akan menjadi beban yang memberatkan.Perasaan ini bisa jadi tidak diketahui oleh orang lain. Mereka berdua yang bisa merasakannya. Tidak nyaman mengobrol, tidak bisa curhat, tidak ingin berduaan, tidak asyik saat berjalan berdua dengan pasangan, adalah perasaan yang menekan. Pada pasangan yang pandai “bermain sinetron”, mereka bisa mengelabui orang lain dengan tampilan yang heppi. Padahal hati mereka tidak ada kenyamanan saat sedang berdua.

2. Lebih menikmati kesendirian
Saat suami dan istri lebih merasa nyaman ketika sendirian, ini merupakan gejala yang perlu diwaspadai. Jangan dianggap sebagai sesuatu yang remeh, karena jika perasaan ini dibiarkan berkembang dan bertahan dalam waktu lama, akan membuat cinta mereka semakin sirna. Akhirnya tidak ada lagi ikatan yang menyatukan mereka berdua, karena masing-masing lebih menikmati kesendiriannya.Semestinya suami dan istri itu merasa nyaman dan bahagia saat bersama pasangan.Mereka merasakan kerinduan saat harus berpisah sementara waktu karena berbagai urusan. Maka saat bertemu, mereka memiliki hasrat yang kuat untuk menuntaskan kerinduan. Ini yang sering saya sampaikan pada pasangan yang menjalani kehidupan long distance relationship (LDR), hendaknya LDR dipahami sebagai keterpaksaan. Jangan sampai dinikmati sebagai sesuatu yang lumrah sehingga tidak ada upaya untuk berkumpul bersama pasangan.

3. Munculnya perasaan hambar
Harusnya suami dan istri itu memiliki perasaan yang istimewa. Namun seiring berjalannya waktu dan menumpuknya persoalan, kadang dijumpai perasaan yang hambar dan bahkan dingin saja. Suami dan istri tidak memiliki keistimewaan perasaan terhadap pasangan lagi. Rasanya biasa saja saat bersama pasangan. Tidak ada kebanggaan, tidak ada keceriaan, tidak ada keistimewaan. Biasa saja, tanpa suatu aroma yang bercorak khusus.Hal ini menandakan mereka belum menemukan titik kesejiwaan. Perasaan hambar ini tidak semestinya dimiliki oleh pasangan suami istri, mengingat mereka adalah dua insan yang diikat oleh cinta dan kasih sayang. Mengenali suasana hambar ini penting untuk segera melakukan tindakan yang berarti, agar tidak berlanjut menjadi saling menjauh bahkan saling membenci.

4. Mudah muncul emosi
Saat belum menemukan titik kesejiwaan, suami dan istri akan mudah marah dan emosi.Untuk urusan yang sepele dan sederhana mereka mudah meledak emosinya. Hanya karena salah bicara yang tidak sengaja, atau bersikap yang tidak sesuai keinginan pasangan, sudah muncul emosi dan kemarahan yang tidak tertahan. Sedikit-sedikitmarah, sedikit marah. Marah kok sedikit-sedikit :)Mudah muncul emosi adalah gejala yang tidakwajar, karena semestinya suami dan istri saling menyayangi sehingga mudah memaafkan kelemahan dan kekurangan pasangan. Jika setiap kali bertemu atau berkomunikasi, yang mucul adalah suasana emosi dan kemarahan, maka membuat suami atau istri cenderung menghindari komunikasi atau bahkan menghindari bertemu dengan pasangan agar tidak emosi. Kondisi ini membuat semakin jauh dari kesejiwaan.

5. Mudah tersulut konflik
Hanya karena hal-hal sederhana, mudah membuat suami dan istri terlibat pertengkaran. Sangat banyak konflik tidak produktif dan tidak semestinya terjadi dalam keluarga mereka. Segala sesuatu pembicaraan di antara mereka selalu menimbulkan pertengkaran, sampai akhirnya merasa lelah untuk berbicara. Memilih mendiamkan masalah serta menumpuk-numpuk persoalan karena tidak ingin meledakmenjadi pertengkaran.Memang konflik suami istri ada sisi positifnya,sebagaimana pernah saya posting di Kompasiana tentang “9 Manfaat Konflik Suami Istri”. Namun jika konflik muncul dengan mudah dan sewaktu-waktu, ini menandakan belum ketemunya titik kesejiwaan di antara suami dan istri. Konflik hendaknya bisa dikelola dengan baik, bukan menjadi sebuah karakter, bukan menjadi sebuah hobi. Tidak ada kebahagiaan yang muncul akibat dari memelihara konflik berkepanjangan.

6. Sering salah paham
Setiap pembicaraan dan komunikasi, tidak berujung kepada pengertian, namun justru menimbulkan kesalahpahaman. Kata-kata dan kalimat sering disalahpahami, pesan yangingin disampaikan tidak dimengerti maknanya oleh pasangan. Saat suami berbicara, istri langsung memotong dan “meluruskan” kesalahan omongan suami. Hal ini membuat suami tidak nyaman karena merasa tidak dipercayai. Demikian pula saat istri bicara, suami langsung memotong dan “meluruskan” kesalahan omongan istri. Ini juga membuat tidak nyaman istrri karena merasa tidak dimengerti.Tangis istri tidak dimengerti maknanya oleh suami, diamnya suami tidak dipahami oleh sang istri. Keinginan istri untuk curhat dan mengobrol ditangkap sebagai tuntutan yang berlebihan pada suami. Sementara keinginan suami untuk tidak banyak bicara ditangkap sebagai bentuk tidak tanggung jawab di mata istri. Keduanya mudah salah paham oleh sikap dan perkataan pasangan sehingga ketegangan selalu muncul dalam kegiatan keseharian. Tentu tidak enak hidup dalam suasana seperti ini.

7. Tidak ada yang mau mengalah
Ketika suami dan istri belum mencapai kesejiwaan, masing-masing selalu menganggap dirinyalah yang benar, dan pasangannya berada di pihak yang salah. Keduanya merasa heran, mengapa pasangannya tidak pernah merasa bersalah. Suami merasa dirinya yang benar dan istri yang salah. Sebaliknya, istri merasa dirinya yang benar dan suami yang salah. Keduanya tidak ada yang mau mengalah dalam setiap konflik dan pertengkaran. Ego masing-masingmasih sangat dominan.Ketika suasana mau menang sendiri seperti ini dimiliki oleh suami atau istri atau keduanya,membuat konflik tidak pernah bisa diselesaikan. Rasa tidak mau mengalah ini muncul sebagai akibat ego yang sangat tinggi pada suami atau istri, yang merasa enggan untuk dikalahkan oleh pasangan. Suami merasa gengsi kalau kalah oleh istri dan istri merasa gengsi kalau kalah oleh suami. Perasaan “menang kalah” seperti ini muncul karena mereka belum mencapai titik kesejiwaan.

8. Tidak bisa lagi menikmati aktivitas fisik bersama pasangan
Ketika aktivitas fisik sudah tidak lagi bisa dinikmati, padahal tidak ada kendala usia maupun kesehatan, ini adalah tanda belum menemukan kesejiwaan. Mestinya suami dan istri itu bahagia dengan berbagai aktivitas fisikbersama. Sejak dari cumbu rayu, hubungan seksual, atau sekedar berjalan-jalan dan aktivitas fisik berduaan, merupakan hal yang seharusnya sangat menyenangkan bagi keduanya. Jika aktivitas fisik sudah tidak lagi bisa dinikmati, bahkan dirasakan sebagai beban, ini pertanda mereka belum menemukan titik kesejiwaan.Pada pengantin baru, ativitas fisik suami dan istri sangat tinggi intensitasnya. Seiring berjalannya usia dan waktu, aktivitas fisik semakin menurun secara frekuensi. Namun mereka tetap menikmati dan tetap bergairah melakukan bersama pasangan walaupun tidak lagi sebanyak saat masih muda. Seharusnya aktivitas fisik tetap bisa dinikmati walaupun usia mereka sudah sama-sama tua.

9. Menganggap dirinya yang selalu mengalah
Suasana belum menemukan kesejiwaan sungguh unik. Suami merasa, selama ini ia selalu mengalah. Ternyata hal yang sama dirasakan oleh sang istri. Ia menganggap selama ini dirinya sudah selalu mengalah. Mereka menuduh pasangannya yang tidak pernah mau mengalah. Bertahun-tahun hidup dalam suasana merasa hanya dirinya saja yang mengalah.Suami merasa mengalah, demi menjaga keutuhan keluarga. Istri merasa mengalah, demi menjaga keutuhan rumah tangga. Namun keduanya saling menuduh bahwa pasangannya tidak mau mengalah. Terpaksa dirinya yang mengalah supaya tidak menjadi pertengkaran terus menerus. Suasana seperti ini adalah gejala belum ditemukannya kesejiwaan di antara mereka.

10. Lebih percaya orang lain
Jika suami dan istri lebih percaya informasi orang lain daripada pasangan, ini adalah tandabelum menemukan kesejiwaan. Setiap perkataan pasangan sulit dipercaya, namun demikian mudah mempercayai omongan orang lain. Bawaannya selalu curiga dengan pasangan, seakan-akan yang dilakukan pasangan adalah kesalahan dan penyimpangan. Apapun yang dilakukan suami,tampak sebagai kesalahan di mata istri. Sebaliknya, apapun yang dilakukan istri, tampak sebagai kesalahan di mata suami. Bahkan ada suami dan istri yang lebih percaya kepada gadget daripada kepada pasangannya. Ada suami menuduh istrinya tidak setia, hanya karena tidak segera membalas pesannya lewat fitur komunikasi. Padahal bisa jadi sang istri memang belum membaca pesan suami. Ada istri menuduh suaminya selingkuh, hanya karena pernah chatting dengan perempuan teman kerjanya. Padahal ia chatting urusan pekerjaa, bukan urusan pribadi.
Lalui Prosesny.
Itulah sepuluh gejala belum ditemukannya titik kesejiwaan antara suami dan istri. Karena kesejiwaan adalah suatu proses, maka yang diperlukan adalah kesediaan dari suami dan istri untuk menempuh prosesnya. Jangan mengira bahwa kesejiwaan akan didapat dengan sendirinya tanpa usaha. Suami yang merasa nyaman dan tidak ada masalah dalamkehidupan keluarga, belum tentu seperti itu kenyataannya. Karena bisa jadi ia tidak mengerti dan tidak memahami penderitaan istrinya. Demikian pula istri yang merasa nyaman dan tidak ada masalah dalam rumah tangganya, belum tentu memang seperti itu kejadiannya. Karena bisa jadi ia tidak mengerti penderitaan batin suami yang tidak bahagia hidup bersamanya. Maka harus ada upaya bersama dari suami dan istri untuk menempuh proses menemukan kesejiwaan. Berapa lama waktu yang mereka perlukan untuk menemukan titik kesejiwaan, tergantung besaran usaha yang mereka keluarkan sepanjang menapaki prosesnya. Bisa pendek, bisa panjang. Bisa sebentar, bisa lama. Bisa cepat, bisa lambat. Bisa mudah, bisa pula susah.Anda pilih yang mana? Semua tergantung anda berdua.
Oleh: Cahyadi Takariawan Penulis Buku Wonderful Family Series

Rabu, 18 Oktober 2017

Golongan Darah O

Apa golongan darahmu???
Kalau aku sih bergolongan darah O.

Golongan darah masing-masing orang mempunyai keunikkannya semasing, misalnya grup darah B yang to the point (bicara apa yang ada tidak ada bertele-tele), A yang emosian, dan AB yang adem ayem. Tetapi dari semuanya tipe grup darah, yang mempunyai golongan darah O yakni yang paling sedikit.
Lalu seperti apakah si O ini? Berikut ini yakni beberapa karakter khas si O yang popular sangat dermawan dan baik. Apabila anda memiliki rekanan bergolongan darah O, anda harus membuat perlindungan hubungan kalian baik-baik supaya dia tidak pergi dari sisimu!Orang yang bergolongan darah O itu :
1. Sangat menghormati yang namanya relationship, oleh karena itu, mereka tentu sangat menghormati yang namanya persahabatan dan mereka ikhlas berkorban karenanya.
2. Tidak umum untuk memulai satu hubungan yang akrab dengan orang lain.
3. Apabila sudah memutuskan untuk kerjakan satu hal, pasti akan diakukan sampai akhir.
4. Ikhlas melepas orang yang disukai dan hanya melihat kepergiannya dengan bersedih hati tetapi sampai kapanpun tidak akan pernah diungkapkan.
5. Waktu ada satu hal yg tak dia gemari, dia akan menutupinya dan berlagak kuat dan mandiri.
6. Terlihat kuat dari luar dan sering mengeluarkan pengucapan yang tajam, tetapi sebenarnya dia sangat mudah tersakiti hatinya.
7. Sangat tulus dan ikhlas, dia akan mengingatmu seumur hidupnya apabila anda sangat berkesan baginya.
8. Sangat mudah terharu.
9. Sangat sensitif dan sembarangan tetapi tidak perhitungan. Dia sukai membantu orang lain, tetapi seringkali dia berlagak tak memahami apa-apa.
10. Menjunjung tinggi yang namanya keadilan, dia kan berusaha meluruskan semuanya persoalan yang menurutnya tidak sepantasnya ada. Dia juga tidak sukai pada yang namanya kebohongan dan penipuan.
11. Tidak akan pernah berikan kepercayaan pada orang yg tidak bisa diandalkan ataupun pemalas, karena si O ini orang yang mempunyai prinsip.
12. Berambisius, walau sudah salah, dia tidak akan pernah menyerah.
13. Walau sering kuatir akan kegagalan, tetapi dia selalu berusaha tampak kuat dari luar penampilannya.
14. Tidak lagi pernah menyimpan dendam dan cepat sekali lupa dengan kesalahan orang lain.
15. Akan mengingat masing-masing kebaikan orang lain.
begitulah Jenis golongan darah O.

Minggu, 08 Oktober 2017

Ingat.

Innamal A'malu biniat = amal seseorang tergantung niat.

Innallaha ma a'shobirin = sesungguhnya Allah amat dekat dengan orang yang sabar

Sabtu, 07 Oktober 2017

Tasya Rosmala

Penyanyi dangdut yang mempunyai nama lengkap Najwa Camila Tasya namun lebih dikenal dengan nama panggungnya Tasya Rosmala adalah seorang Penyanyi Dangdut yang lahir Pasuruan, 31 Maret 2003.
Mempunyai bakat nyanyinya sejak kecil. Tasya Rosmala mempunyai kemampuan dalam bernyanyi karena mempunyai darah atau bakat keturunan dari Ibunya, Eva Rosmala, yang juga seorang penyanyi dangdut.
Ada sebuah jargon ataupun tagline yang sering dikatakan oleh Tasya Rosmala ketika beraksi di panggung. Saat beraksi diatas panggung sering kali terdengar penyanyi dangdut ini mengatakan kalimat Gapoo Ta Broww, yang artinya kira kira berarti jangan buru-buru.
Foto Tasya Rosmala
Foto Tasya Rosmala
Berikut profil dan biodata lengkap dari Tasya Rosmala yang berhasil kami himpun dari berbagai sumber informasi.
Nama Lengkap: Najwa Camila Tasya
Nama Panggilan: Tasya Rosmala
Tempat Tanggal Lahir: Pasuruan, 31 Maret 2003
Pekerjaan: Penyanyi Dangdut
Agama: Islam
Twitter: @TasyaSNC
Instagram: @tasya_ratu_gopo

Album dari Tasya Rosmala
  • Best Duet Tasya R & Gerry Mahesa
  • NEW PALLAPA TOMPE 2016
Single Lagu yang dibawakan oleh Tasya Rosmala
  • Kasih & Sayang
  • Tiada Kata Terucap
  • Pengantin Baru
  • Tum Hi HO
  • Kasih Tak Sampai
  • Pesona Cinta
  • Seminggu Di Malaysia
  • Mata Hatiku
  • Musibah
  • Lukaku
  • Suami Orang
Demikianlah profil dan biodata dari Penyanyi dangdut Tasya Rosmala. 

Kamis, 05 Oktober 2017

Ayam Bangkok Batu Rantai

Kaki ayam aduan secara umum dikenal sebagai senjata nomor satu dalam berlaga, baik tidaknya pukulan seekor ayam aduan terletak pada kaki. Selain kaki digunakan untuk membela diri, kaki juga merupakan tempat untuk ditumbuhi sepasang taji untuk melukai lawan. Oleh karena itu, kaki ayam aduan adalah bagian dari fisik ayam yang perlu dipertimbangkan untuk memilih seekor ayam sebagai ayam petarung karena akan sia-sia jika ayam dengan tehnik bagus namun memiliki kaki yang kurang bagus dan hal itu akan berdampak pada pukulan yang tidak mempunyai efek negatif atau pukulan tidak dirasa lawan. Adapun model kaki ayam aduan banyak jenisnya; ada ayam aduan sisik batu rantai, sisik batu lapak bahkan juga ada sisik satria sinekti, namun kali ini yang akan kami bahas adalah sisik ayam batu rantai.
Ayam disebut sisik kaki batu rantai apabila memiliki ciri-ciri di bagian bawah jari ada sisik sisik yang berderet keujung jari dan sisik tersebut terdapat di bagian jari saja, jika sisik tersebut terdapat pada bagian tengah telapak kaki dan jari itu dinamakan sisik batu lapak.

Sisik kaki ayam batu rantai dikenal sebagai ayam berkaturanggan atau ayam yang memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan ayam pada umumnya karena ayam dengan sisik kaki batu rantai tersebut memiliki keistimewaan pada pukulannya yang mempunyai efek negatif terhadap lawan. Adapun keistimewaan ayam aduan yang mempunyai sisik kaki batu rantai adalah sebagai berikut:

  • Ayam memiliki mental kuat.
  • Ayam lebih ulet, walaupun mempunyai tehnik sederhana namun sulit ditaklukkan.
  • Mempunyai pukulan yang terasa pedas dan sakit.
  • Mempunyai efek pukulan yang merusak saraf.
  • Stamina mudah kembali jika terkena air.

Selain mempunyai keistimewaan, ayam dengan sisik kaki batu rantai tersebut juga mempunyai kelemahan, diantaranya:
  • Mempunyai langkah kaku dan kadang seperti robot.
  • Rentan terkena penyakit bubulan.
  • Lebih cocok sebagai ayam pukul dan kurang cocok sebagai ayam taji.
  • Warna rawis yang cocok dengan sisik baturantai adalah warna merah, karena warna tersebut disegani ayam lain.
  • Sisik batu rantai tersebut kurang cocok untuk kaki basah/kaki sisik kurang kering.

Adapun untuk memutupi kekurangannya dalam berlaga hendaknya jangan mencari gandengan dengan ayam sisik naga temurun, karena ayam tersebut juga memiliki pukulan yang setara.

Ayam Bangkok Wido

Bagi para pencinta ayam bangkok, tentu saja sudah sangat familiar dengan yang namanya ayam bangkok wido. Ayam tersebut merupakan salah satu jenis ayam bangkok suro yang sangat melegenda. Bahkan, menurut beberapa orang yang percaya, ayam bangkok tersebut memiliki kekuatan mistik, yang mana ayam tersebut tak akan pernah kalah saat diadu.

Sebagaimana yang telah diketahui oleh masyarakat umum, bahwa sebagian besar orang orang yang memelihara ayam bangkok pasti memiliki tujuan untuk menjadikannya sebagai ayam aduan yang paling hebat. Ayam bangkok memang terkenal sebagai salah satu jenis ayam aduan yang tak terkalahkan. Kebiasaan adu ayam tersebut bukan hanya marak terjadi di Indonesia, namun juga di negeri asal ayam tersebut, Thailand, khususnya di wilayah kota Bangkok.

Foto Ayam Bangkok Wido
Sebagai ayam aduan, tentu saja ada banyak hal yang dilakukan oleh sang pemilik supaya ayam yang dipelihara memiliki kekuatan yang sempurna, sehingga mampu mengalahkan musih musuhnya saat berada di arena pertandingan. Ada banyak jenis ayam bangkok, salah satu yang paling populer, namun jarang ditemui adalah jenis Ayam Bangkok Wido.

Ciri Ciri Ayam Wido

Ayam tersebut memang tak seperti ayam kebanyakan. Dari ciri cirinya saja sudah tampak sebagai sesuatu yang sangat berharga. Bahkan, menurut berbagai macam kepercayaan kuno, seperti yang tertuang di dalam buku Primbon Betaljemur, ayam ini memiliki beberapa ciri yang unik.

Ayam jenis Wido ini memiliki bulu yang berwarna putih kehijauan, sungguh meruapakan jenis warna yang baru bagi seekor ayam. Kemudian ayam tersebut juga memiliki Jalu Cantel, dan juga memiliki jengger yang tersusun tiga. Selain itu, masih ada ciri ciri lain yang membuat ayam tersebut menjadi kian berbeda dengan jenis yang lainnya.

Demikianlah pembahasan mengenai Ayam Bangkok Wido yang dapat diuraikan. Ayam tersebut memang luar biasa, sehingga banyak yang mencarinya. Namun, kemistisan ayam tersebut memang benar adanya, sebab ayam bangkok dengan jenis wido ini sangat susah untuk ditemukan, dan kemunculannya pun secara tiba tiba tanpa memiliki pemilik, seolah ayam tersebut adalah makhluk bebas.